Wacana dan Coretan

Dikatakan dalam pepatah Indonesia “ketika gajah-gajah bertempur, selalu pelanduk di tengah-nya jadi korban”. Tapi dalam film ini, sang pelanduk tidaklah mati, justru ia berhasil bermain diantaranya dan meraih tujuannya. Akan tetapi yang saya tulis ini adalah nilai-nilai Ilmu Kesejahteraan Sosial serta perannya dalam situasi pasca Tsunami yang melanda Aceh. Dalam film Playing Between Elephant diceritakan … Continue reading »

Barangkali asing juga mendengar kata PMII di telinga. Ya. Organisasi ekstra kampus yang saya ikuti ini memang bergerak di luar naungan kampus dan menjadi organisasi eksternal kampus walaupun beranggotakan anak-anak kampus saya. Berikut saya akan mencoba memberikan sekilas tentang PMII, tentang pergerakan yang sebenarnya dilakukan olehnya. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang namanya dikenal sejak … Continue reading »

Tak seperti biasanya, situasi markas PMII malam ini ramai sekali. 20 orang berkumpul di ruang tengah berukuran sekitar 3X5 meter  itu. Dan seperti biasa pula bahwa agenda rutin PMII tiap malam Jumat adalah yasinan dan tahlilan. Nah terus apa yang beda? Yak malam ini selain kami kedatangan 2 anggota baru dari Mapaba 17 minggu lalu, …Continue reading »

Yups, kali ini adat yang lagi hits selama ujian adalah belajar bareng. Yuhuuuu jadi ketika musim ujian tiba, kami anak-anak kessos sibuk belajar bersama nih. Tapi yang lebih dikhususkan sih ya mata kuliah intern kessos *karena ini yang paling sulit*. Nah bahan yang kami pakai adalah soal-soaldan materi dari senior yang lalu-lalu plus beberapa bahan … Continue reading »

Terkadang hal aneh dan unik  yang tejadi pada kita, tidak kita sadari setelah kita tahu di kemudian– Pertemuan singkat ini sedikit banyak membuatku berfikir lama. Mungkin aku harus bersyukur atas delay 3 jam kereta dari Kediri yang kutumpangi untuk membawaku ke Jakarta. Jika tidak, barangkali aku tak akan pernah bertemu dengan … Continue reading

SETAHUN lamanya mataku tak berjumpa dengan Ayah. Tepat 31 Januari 2013 lalu. Saat itu siapa sangka adalah pertemuan terakhirku dengan Ayah. Ya, Ayah mengantarku kembali ke rantauanku untuk beberapa bulan ke depan tanpa pernah aku ataupun dia tahu setelah itu kami tak akan pernah berjumpa lagi. Angka terakhir di bulan Januari tahun lalu menjadi… Continue reading »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s