Bahkan Dunia Pun Kukesalkan

Kau artikan apa kernyitan dahiku?

Kau artikan apa gerutu kataku?

Kesal!

Hei kau berjalan, lalu lari begitu saja, Bung!

Bahkan kau lari tanpa menolehkan sedikitpun pandangan mu! Padaku!

Kau artikan apa kata manismu

Yang lalu-lalu, hah?

Mendekat, kemudian menjauh!

Tak bisakah kau permisi sebentar saja?

Sekedar mengetuk pintu

Untuk membawakannsatu tempayan cinta

Atau setidaknya,

Berpamitan dengan  sopan, sayang

Ah, lelaki dan perempuan sama saja!

Menghujat satu sama lain!

Kesal!

Dunia ini begitu paradoks

Memburamkan siapa yang salah terlebih dahulu

Kau atau aku

Aku atau kau

Entahlah, Salahkan pada dunia!

Kesal!

3 Comments Add yours

    1. heeeiii kau telah melakukan content analyze kah terhadap blogku? apa yg kau tertawakan?

      1. Labib Wildan says:

        Hahaha, ora kok,😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s