Perkembangan Sosiologi di Eropa dan Amerika

Perkembangan Sosiologi tidak lepas dari pemikiran para tokoh-tokoh dari Eropa maupun Amerika
Perkembangan Sosiologi tidak lepas dari pemikiran para tokoh-tokoh dari Eropa maupun Amerika

Menurut Berger dan Berger, sosiologi berkembang ketika masyarakat menghadapi ancaman terhadap hal yang selama ini dianggap sebagai hal yang memang sudah seharusnya demikian, benar, nyata, menghadapi apa yang oleh Berger dan Berger sebut sebagai threats to taken-for-granted world (ancaman terhadap tatanan sosial), yaitu ketika hal yang selama ini menjadi pegangan manusia mengalami proses krisis, maka orang mulai melakukan renungan sosiologi[1]. Ritzer dalam buku Pengantar Sosiologi oleh Kamanto menyebutkan bahwa Kekuatan Sosial juga mendorong pertumbuhan sosiologi diantaranya revolusi politik, revolusi industri dan munculnya kapitalisme, munculnya sosialisme, urbanisasi, perubahan keagamaan, dan pertumbuhan ilmu.

Munculnya Ilmu Sosiologi diawali dengan perkembangan masyarakat di Eropa pada abad ke-18. Proses jangka panjang lah yang menjadi tonggak awal sejarah sosiologi yaitu ditandai dengan adanya tumbuhnya kapitalisme, perubahan sosial politik, perkembangan kegerejaan, individualisme yang meningkat, terbitnya ilmu pengetahuan modern, tumbuhnya kepercayaan kepada diri sendiri. Selain itu dua revolusi, revolusi Inggris dan Perancis, juga memengaruhi perkembangan sosiologi[2].

Pada revolusi industri di Inggris, dalam karya sosiologi pertamanya The Positive Phylosophy, Auguste Comte melihat fenomena gap antara yang kaya dan yang miskin karena ketidakmerataan perkembangan ekonomi dan kesejahetraan di daerah pusat industri dan. Maka terjadilah ketidakteraturan tatanan sosial yang ada di masyarakat sehingga beberapa orang mulai berfikir bagaimana caranya dampak industrialisasi tersebut dapat memperkecil tingkat kemiskinan dan mengarahkan perkembangan masyarakat ke arah yang kebih baik. Selain itu revolusi Perancis juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosiologi di Eropa. Sistem kekuasaan Teokrasi yang berkembang di Perancis dengan kediktatoran raja membuat rakyat sengsara karena kesewang-wenangan sehingga muncullah revolusi Perancis yang mengusahakan kesejahteraan masyarakat. Maka sosiologi di Eropa lebih mengarah kepada penyelesaian masalah-masalah sosial (social problems solving). Sejak saat itu sosiologi berkembang pesat di Eropa[3].

Berbeda dengan di Eropa, sosiologi di Amerika lebih ke arah teorisasi dan metodologis karena berkembang melalui pendidikan di universitas-universitas. Pelembagaan Chicago School pada tahun 1982 merupakan tonggak perkembangan sosiologi yang melahirkan banyak ilmuan sosiologi yang berpengaruh (Laeyendecker, 1983: 351). Laeyendecker juga menuliskan, bahwa perkembangan sosiologi di Amerika dipengaruhi oleh faktor perubahan jangkapendek yaitu sifat manusia dna tata sosial, behaviorisme sosial, penelitian empiris yang dilakukan oleh ilmuan sosiologi, termasuk di Universitas Chicago, serta timbulnya fungsionalisme yang terdorong dari pemikiran Talcott Parsons dalam karyanya The Structure of Social Action (1937). Kemudian dalam perkembangannya, fungsionalisme memperoleh landasan kelembagaan yang kokoh di universitas-universitas Amerika dan melahirkan banyak tokoh sosiologi sehingga perkembangan sosiologi di Amerika semakin pesat.

Perkembangan sosiologi di Eropa dan Amerika mempunyai beberapa perbedaan mengenai faktor dan sifatnya. Di Eropa, perkembangan sosiologi dipelopori oleh dua faktor besar yaitu revolusi industri Inggris dan revolusi politik Perancis yang mencoba menyelesaikan berbagai masalah sosial. Sedangkan di Amerika, perkembangan sosiologi disebabkan oleh karena munculnya lembaga-lembaga pendidikan, seperti universitas-universitas, yang melahirkan banyak ilmuan sosiologi sehingga membuatnya berkembang pesat.


[1] Kamanto Sunarto. 2004. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI

[2] Laeyendecker. 1983. Tata, Perubahan, dan Ketimpangan: Sebuah Pengantar Sejarah Sosiologi. Jakarta: PT Gramedia

[3] Andreas Soeroso. 2008. Sosiologi 1. Jakarta: Yudhistira

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s